Selamat datang di postingan perdana blog Sepiring Kue. Kalau sejumlah hotel biasanya menyuguhkan welcome drink atau minuman selamat datang untuk tamunya, nah, saya ingin mempersembahkan ‘kue selamat datang’ untuk menyambut pembaca semua: cookies pandan — yang warna hijau dan aroma serta rasa pandannya berasal dari daun pandan asli. Selamat mencicipi.

 Ceritanya kan, saya lagi cuti baking, lalu tiba-tiba (ralat: sebenarnya SELALU) merasa rindu menulis, khususnya blogging. Jadi, dulu itu saya pertama kali menulis (dan dapat uang dari menulis) di usia SD, sedangkan pertama kali nge-blog di awal 2006, dan kemudian berlanjut terus — dengan sejumlah blog yang on dan off — sampai sekitar awal tahun 2013.

Setelah tiga tahunan hiatus, saya memutuskan sekarang saatnya kembali bangkit produktif menulis (sebuah gambar di Instagram bilang, “If not now, then when?”). Saya menyadari, usia saya semakin bertambah, namun kerja otak harus selalu diasah. Salah satunya, bagi saya, dengan cara terus menulis.

Jadi, mari kita bersama-sama mengeksplorasi serba-serbi makanan (dan sesekali serba-serbi non-makanan) di blog Sepiring Kue. Selamat menikmati.

Cookies Pandan

 Kue kering ini saya adaptasi dari sebuah resep dasar kue kering, yang kemudian saya variasikan menjadi kue kering pandan, supaya kuenya tidak sekadar berasa tepung dan margarin (hal yang biasanya sering saya rasakan saat makan kue kering).

Kebetulan di halaman belakang rumah saya menanam tanaman pandan (pemberian seorang tetangga) yang tumbuh subur, yang sebelumnya tidak terlalu dimanfaatkan karena saya jarang sekali memasak atau baking menggunakan daun pandan. Maka dari itu, agar ada alasan untuk merapikan tanaman tersebut yang mulai ‘gondrong’, daunnya yang bejibun saya jadikan sari pandan.

Karena warna dari sari pandan tidak sepekat sari daun suji, warna kue kering ini hijaunya termasuk samar, namun tetap menyegarkan untuk dilihat. Aroma dan rasa pandannya, dengan porsi yang menurut saya pas, membuat dominasi rasa margarin dan terigu bisa menjadi lebih rendah hati.

Dan terlepas dari rasa kuenya yang menurut saya agak kemanisan, secara keseluruhan cookies ini menyenangkan hati untuk dinikmati. Target selanjutnya adalah mencoba resep ini menjadi versi non-terigu.

Resep Cookies Pandan

[Resep asli Drop Cookies oleh Teh Nenis; diadaptasi oleh saya — resep di bawah ditulis ulang menggunakan kata-kata saya sendiri, disesuaikan dengan pengalaman dan bahan yang saya gunakan dalam membuatnya]

Bahan-bahan:

  • 100 gr — margarin (bila keberatan dengan kandungan lemak transnya, silakan gunakan mentega)
  • 100 gr — gula pasir berbutir halus
  • 1 — kuning telur
  • 1/2 btg — vanilla bean, keruk isinya (bila tidak ada, gunakan esens vanila sesuai selera)
  • sejumput — garam
  • 180 gr — tepung terigu serbaguna
  • secukupnya — sari pandan (saya buat dengan cara menghaluskan sejumlah daun pandan tanpa air menggunakan chopper, lalu diperas langsung tanpa menambahkan air)
  • secukupnya — biji wijen putih, sangrai (untuk taburan)

Cara membuat:

  1. Menggunakan mikser dengan kecepatan tinggi, kocok margarin bersama gula pasir sampai lembut.
  2. Masukkan kuning telur, vanila, dan garam sambil tetap mengocok hingga semua tercampur rata.
  3. Matikan mikser. Masukkan tepung terigu ke dalam adonan, aduk menggunakan spatula.
  4. Tambahkan sari pandan (sesuaikan sampai mendapatkan warna hijau yang diinginkan — harap diingat, warnanya tidak akan terlalu pekat). Adonan akan terasa lembut, namun masih bisa dipulung.
  5. Bulat-bulatkan adonan, kemudian pipihkan di atas loyang (tidak perlu menyemir loyang dengan margarin), atau bentuk sesuai selera. Beri taburan biji wijen putih.
  6. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan sekitar 160° C hingga cookies matang (sesuaikan dengan karakter oven masing-masing).

Catatan:

  • Menghasilkan sekitar 350 gr cookies.
  • Resep versi asli dari cookies ini tersedia di halaman Facebook Teh Nenis.

    Selamat mencoba, ya.

    Advertisements

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s